SEMESTA SEDANG KASMARAN

 

SEMESTA SEDANG KASMARAN

Karya : Muhamad Aqmal Ramadhan

 

Ketika semesta sedang kasmaran.

Matahari pun enggan untuk tenggelam.

Layaknya aku yang enggan menyatakan cinta.

Atau hal-hal semacam itu padamu.

 

Bagiku semua itu kuno dan menyebalkan.

Tak lain dan tak beda dari apa yang dilakukan Romeo pada Juliet ketika ia memanjat pagar.

Tak lain dan tak beda dari apa yang dilakukan Layla dan Majnun Ketika saling bercinta dari kejauhan.

Kosong…….

Yang ujung-ujungnya hanya sebatas ''aku mencintaimu''.

 

Lagipula lebih baik ketika kau memberikan alamat rumahmu yang rahasia itu.

Agar kutemui orang tuamu untuk meminta restu.

Jelas itu lebih baik untukmu dan untukku.

Aku yang tak kuasa lagi mengkalkulasikan rasa ini padamu.


Ketika malam menutup pintu ia pun bercerita padaku,

Bahwa wanita yang kucintai itu sedang bersama laki-laki lain berdua dengannya.

Laki-laki yang katanya mencintainya juga.

namun hatiku tak gentar dan tak resah.

karena kata Mbah Tedjo kau boleh menikah dengan siap namun kau tak tau cintamu itu untuk siapa.

Dan akupun......sudah tau jawabanmu itu.

 

Bogor, 12 September 2021

Komentar